Skip to main content

Segera Terbit, Buku Puisi “Bukittinggi, Ambo di Siko”

Alhamdulillah, hari ini ISBN Buku Antologi Puisi “Bukittinggi, Ambo di Siko” diterbitkan Perpusnas RI, Nomor ISBN: 978-602-17404-7-7. Dengan demikian, buku ini besok sudah bisa naik cetak. Beberapa puisi dalam buku ini juga dipercantik dengan gambar vinyet karya M. Jujur, seniman Sumatera Barat. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh FAMili, terutama kepada 39 penulis puisi di buku ini.

Berikut nama-nama mereka:

Eko Rahmadianto Hermawan, Soetan Radjo Pamoentjak, Bambang Widiatmoko, Adi Suhara, Moh. Ghufron Cholid, Denni Meilizon, Hutri Yoko, Widia Aslima, Ardhyana Kusuma, Lina Saputri, Ade Ubaidil, Puji Dandelion, Eka Susanti, Steve Agusta, Tri Oktiana, Ariyanto, Baharuddin Iskandar, Dinillah Karisma, Muhammad Abrar, Rizka Habibul Hasnah, Titi Sukarni, Melly Wati, Nenny Makmun, Ridha Sri Wahyuni, Leni Sundari, Rezqie Muhammad Al Fajar, Syelli Cen, Abdul Malik, Fuadi, Fatih El Mumtaz, Gathut Bintarto, Refdinal Muzan, Muhammad Subhan, Wahyu Prihartini, Achmad A. Arifin, Mohammad Isa Gautama, Hasan Asyhari, Nora Yuliani, Meriyan.

Sejumlah Endorsement:

Bukittinggi tampil utuh dalam goresan pena 39 penyair dalam Antologi Puisi Jam Gadang. Keindahan alam, hawa yang sejuk, situs bersejarah, suasana pasar, kehidupan masyarakat, dan tentu Jam Gadang memberi kesan mendalam bagi siapa yang pernah berkunjung. Kesan inilah yang diungkapkan para penulis dan penyair buku ini.

~H. Ismet Amzis, S.H., Wali Kota Bukittinggi

Membaca sajak-sajak facebook di dalam buku ini rasanya melelahkan mata. Tapi ada yang memanggil-manggil untuk membacanya sampai habis. Sampai di mana para penulis sajak menjelajahi dunia kata, dengan sentral puncaknya tentang kota turis Bukittinggi dan Jam Gadang-nya. Sajak-sajak turis, sajak-sajak selintas ketika melihat sesuatu. Rata-rata demikian kedalaman sajak yang ditemukan. Tapi ada juga yang meminta perhatian penuh untuk beberapa sajak.

~Rusli Marzuki Sari, Penyair Senior Sumatera Barat

Ada berapa puisi yang lahir karena imaji, impresi, kenangan, dan rindu pada sebuah kota? Sebaliknya, seberapa jauh kita bisa mengenali lorong malam, kabut dan hujan, bukit dan lembah, kuliner spesifik dan aroma sebuah kota dari sejumlah puisi? Menarik untuk membaca 39 penyair menulis, seratusan puisi yang bersepakat membuku satu sama lainnya, saling membilang menambah, menyulam Bukittinggi dalam puisi. Kata-kata sudah disuratkan, ada yang menyiratkan simpanan makna yang lebih dari sekadar susunan aksara.

~Muhammad Ibrahim Ilyas, Penulis Puisi dan Drama

[www.famindonesia.com]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...