FAMili. Kata yang sering sekali salah ditulis oleh penulis-penulis pemula adalah kata “sekadar” dan “silakan”.
1. Sekadar. Biasanya ditulis ‘sekedar’. Padahal yang benar adalah ‘sekadar’, besar kemungkinan dari kata dasar ‘kadar’. Sekadar artinya sesuai atau seimbang dengan.
Contoh kalimat:
Dia memberi uang ‘sekadar’nya kepada pengemis itu.
2. Silakan. Biasanya ditulis ‘silahkan’. Seharusnya ‘silakan’ yang artinya sudilah kiranya (bahasa halus).
Contoh kalimat:
Hadirin yang berbahagia, kami silakan mencicipi hidangan yang tersedia.
Nah, ini di antara kata-kata yang mungkin saja dianggap sepele tetapi berakibat fatal bila salah menulisnya.
Salam santun, salam karya.
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com
1. Sekadar. Biasanya ditulis ‘sekedar’. Padahal yang benar adalah ‘sekadar’, besar kemungkinan dari kata dasar ‘kadar’. Sekadar artinya sesuai atau seimbang dengan.
Contoh kalimat:
Dia memberi uang ‘sekadar’nya kepada pengemis itu.
2. Silakan. Biasanya ditulis ‘silahkan’. Seharusnya ‘silakan’ yang artinya sudilah kiranya (bahasa halus).
Contoh kalimat:
Hadirin yang berbahagia, kami silakan mencicipi hidangan yang tersedia.
Nah, ini di antara kata-kata yang mungkin saja dianggap sepele tetapi berakibat fatal bila salah menulisnya.
Salam santun, salam karya.
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments
Post a Comment