Telah terbit, Novel “Di Ujung Layang-Layang. Penulis: Novita Suci. Penerbit FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. ISBN 978-602-17143-4-8. Harga: Rp 39.500,- (diluar ongkos kirim). Pemesanan hubungi: 081 259 821 511.
***
“Di Ujung Layang-Layang”
Daun jatuh menari ke bumi
Saling berhamburan di langit musim kemarau
Di ujung layang-layang
Tangan para penggenggam mimpi bersorak,
Menerobos, melebarkan jari di bawah naungan pesona kembang api
Kejayaan di masa lalu entah akan bertahan atau berlalu
Jari-jari sederhana menorehkan tinta kata-kata tanpa ragu
Tak bermimpi akan kesangsian hidup yang mengejar bagai dentum waktu
Dalam langit malam musim kemarau
Di tengah kedewasaan yang belum mantap kumengerti
Aku mengenalmu wahai layang-layang indah
Yang menari di singgasana hamparan luas
Membuatku terpana dan menatap pilu
Di ujung layang-layang itu hatimu bertahta
Terombang ambingkan angin yang memudarkan awan
Jemariku mencoba menggapaimu
Belum bisa
* * *
Novita Suci, penulis berdarah Jawa tulen kelahiran Kota Reog sembilan belas tahun silam ini pernah berkutat di Sekolah Menengah Kejuruan (Informatika) di sebuah sekolah teknik yang terletak di pinggiran barat Kota Ponorogo.
Terlahir di lingkungan, keluarga, dan persahabatan yang sederhana, membuatnya memiliki harapan dan mimpi yang juga sederhana. Sempat bercita-cita menempuh perguruan tinggi dan berharap sukses menjadi seorang pendidik namun akhirnya mengurungkan niat dan berinisiatif untuk ganti aliran.
“Kerjakan apa yang kamu sukai dan sukai apa yang kamu kerjakan,” adalah sebuah motto yang ia pegang dalam hidupnya hingga saat ini.
Kali ini lewat sebuah novel “Di Ujung Layang-Layang” ia putar haluan untuk mengambil sebuah mimpi yang tergeletak begitu saja di koridor kamar. Berharap mampu menyampaikan banyak nilai-nilai dalam kehidupan yang sengaja ia ambil dari perjalanan hidupnya sendiri.
Novel ini ia persembahkan untuk Tuhan, Ibu, Ayah, Kakak, Sahabat, Teman, Guru, dan semua orang yang telah berlalu lalang dalam kehidupannya selama ini.
[Info pemesanan dan penerbitan buku hubungi Divisi FAM Publishing lewat email: forumaktifmenulis@yahoo.com atau kunjungi: www.famindonesia.com]
***
“Di Ujung Layang-Layang”
Daun jatuh menari ke bumi
Saling berhamburan di langit musim kemarau
Di ujung layang-layang
Tangan para penggenggam mimpi bersorak,
Menerobos, melebarkan jari di bawah naungan pesona kembang api
Kejayaan di masa lalu entah akan bertahan atau berlalu
Jari-jari sederhana menorehkan tinta kata-kata tanpa ragu
Tak bermimpi akan kesangsian hidup yang mengejar bagai dentum waktu
Dalam langit malam musim kemarau
Di tengah kedewasaan yang belum mantap kumengerti
Aku mengenalmu wahai layang-layang indah
Yang menari di singgasana hamparan luas
Membuatku terpana dan menatap pilu
Di ujung layang-layang itu hatimu bertahta
Terombang ambingkan angin yang memudarkan awan
Jemariku mencoba menggapaimu
Belum bisa
* * *
Novita Suci, penulis berdarah Jawa tulen kelahiran Kota Reog sembilan belas tahun silam ini pernah berkutat di Sekolah Menengah Kejuruan (Informatika) di sebuah sekolah teknik yang terletak di pinggiran barat Kota Ponorogo.
Terlahir di lingkungan, keluarga, dan persahabatan yang sederhana, membuatnya memiliki harapan dan mimpi yang juga sederhana. Sempat bercita-cita menempuh perguruan tinggi dan berharap sukses menjadi seorang pendidik namun akhirnya mengurungkan niat dan berinisiatif untuk ganti aliran.
“Kerjakan apa yang kamu sukai dan sukai apa yang kamu kerjakan,” adalah sebuah motto yang ia pegang dalam hidupnya hingga saat ini.
Kali ini lewat sebuah novel “Di Ujung Layang-Layang” ia putar haluan untuk mengambil sebuah mimpi yang tergeletak begitu saja di koridor kamar. Berharap mampu menyampaikan banyak nilai-nilai dalam kehidupan yang sengaja ia ambil dari perjalanan hidupnya sendiri.
Novel ini ia persembahkan untuk Tuhan, Ibu, Ayah, Kakak, Sahabat, Teman, Guru, dan semua orang yang telah berlalu lalang dalam kehidupannya selama ini.
[Info pemesanan dan penerbitan buku hubungi Divisi FAM Publishing lewat email: forumaktifmenulis@yahoo.com atau kunjungi: www.famindonesia.com]

Comments
Post a Comment