Skip to main content

Jelang Penutupan Penerimaan Naskah Lomba Cipta Cerpen & Cipta Puisi Nasional 2012

Sahabat FAM, deadline Lomba Cipta Cerpen dan Puisi tingkat Nasional 2012 tinggal sepekan lagi. Itu artinya, akan segera dilakukan penjurian dan pada awal bulan September dan segera diumumkan siapa saja pemenangnya.

Tim FAM menerima banyak sekali naskah, baik cerpen maupun puisi. Naskah tersebut dikirim dari berbagai daerah di wilayah Nusantara termasuk beberapa naskah dari anggota FAM yang tinggal di luar negeri. Tentu saja ini sangat menggembirakan bagi kami. Ini adalah lomba tingkat Nasional pertama yang digelar FAM Indonesia. Lomba ini diselenggarakan sejak usia FAM Indonesia baru menginjak dua bulan. Tepatnya pada Mei 2012. Alhamdulilah, info lomba ini tersebar luas di berbagai media baik online maupun cetak. Banyaknya jumlah peserta lomba juga menunjukkan bahwa demikian banyak generasi muda yang ‘haus’ akan kegiatan-kegiatan lomba. Semoga itu sebagai pertanda meningkatnya minat menulis di kalangan generasi muda Indonesia.

Namun, ada hal yang kami sayangkan. Tidak semua naskah yang masuk, bisa mengikuti seleksi. Kenapa? Inilah yang perlu diperhatikan. Kami menyarankan, bacalah secara detail ketentuan lombanya. Info lomba tersebut dengan sangat mudah bisa dibaca di blog FAM Indonesia, pada status harian grup “Forum Aishiteru Menulis”, status harian fb “Aishiteru Menulis”, Koran-Cyber.com dan beberapa media mitra FAM lainnya.

Banyak naskah yang kami terima, jumlah lembaran naskahnya melebihi ketentuan. Otomatis naskah tersebut tidak masuk seleksi. Banyak pula naskah yang masuk bukan berasal dari anggota FAM Indonesia yang telah mengantongi nomor ID. Ketentuan pada info lomba bahwa lomba ini terbuka untuk umum tetapi harus melakukan registrasi keanggotaan terlebih dahulu. Itu artinya, lomba tersebut bagi anggota FAM Indonesia yang telah melakukan registrasi.

Cara melakukan registrasi? Kami sudah menyebarkan infonya bahkan melalui info harian di grup “Forum Aishiteru Menulis”, yaitu buka blog www.famindonesia.blogspot.com lalu lihat sudut kanan atas, klik “Isi formulir lalu bergabunglah bersama ribuan penulis di FAM Indonesia.” Di dalamnya sudah lengkap disertai panduan menjadi anggota FAM. Ikuti panduannya tahap demi tahap.

Banyak pula anggota FAM yang mengirimkan naskah, tetapi tidak disertai surat pengantar. Atau surat pengantar tersebut tidak lengkap, yaitu tanpa nomor ID. Tim FAM secara otomatis memberikan balasan, agar naskah tersebut dikirim ulang setelah memiliki nomor ID atau setelah mencantumkan nomor ID dalam surat pengantar di badan email.

Banyak anggota FAM yang bertanya, “Seperti apa sih surat pengantarnya?” Surat pengantar tersebut ditulis seperti Anda menulis surat, yaitu menggunakan bahasa surat. Hanya saja isinya, bukan sebentuk rayuan agar naskah tersebut dijadikan juara (Maklum tim FAM dua kali menerima surat pengantar seperti itu). Akan tetapi berisi, nama lengkap peserta lomba, nomor ID keanggotaan FAM Indonesia, alamat asal, keterangan bahwa naskah tersebut asli dan belum pernah dipublikasikan. Nah, tulislah isi tersebut dalam bahasa surat lalu posting di badan email (bukan dalam lembar naskah). Tujuannya, saat tim FAM yang membuka email tersebut bisa langsung tahu bahwa pengirimnya seorang anggota resmi. Tanpa perlu mendownload file naskah terlebih dahulu.

Lalu, untuk profil penulis yang harus ditulis dalam bentuk narasi diletakkan di mana? Profil tersebut, Anda letakkan di bawah naskah. Tidak masuk dalam hitungan lembar naskah. Narasi tentang profil penulis, cukup satu lembar saja.

Semua naskah yang masuk akan mendapat balasan dari tim FAM. Jika kiriman Anda dalam jangka dua hari tidak mendapat balasan, kirim ulang kembali naskah Anda. Ikuti ketentuanya. Baca ulang infonya dengan lebih teliti. Kami sering sekali mendapat sms atau pesan via inbox dan email, pertanyaan seputar ketentuan dalam lomba. Kami sarankan, baca ulang infonya. Sediakan waktu untuk memahami petunjuk yang ada. Sebab, kami tim FAM tidak selalu bisa membalas pesan-pesan tersebut satu persatu. Setiap hari puluhan orang yang mengontak tim FAM, baik yang melakukan registrasi, yang mengikuti antologi cerpen, mengikuti lomba, menerbitkan naskah di FAM Publishing, termasuk yang memesan buku terbitan FAM Publishing. Jadi, untuk sesuatu yang infonya sudah jelas, silakan baca kembali infonya. Jadi tidak repot-repot harus mengontak Ketum, Sekjen dan admin Aishiteru Menulis. Mari kita sama-sama belajar mengikuti panduan yang telah ditetapkan.

Bagi para calon anggota yang sudah melakukan proses registrasi, tetapi belum mendapat nomor ID, mohon untuk bersabar menunggu kiriman nomor ID-FAM. Kami perlu mengecek kelengkapan isi formulir Anda. Semua calon anggota yang melakukan proses registrasi sebelum deadline lomba tiba akan mendapat nomor ID sebelum penerimaan naskah lomba ditutup. Tidak perlu kuatir, kami akan segera memprosesnya agar Anda bisa mengikuti ajang lomba bergengsi tersebut.

Info ini sengaja saya sampaikan seminggu sebelum deadline lomba tiba, agar sahabat FAM semua bisa mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan FAM Indonesia. Bisa segera memperbaikinya dan mengirim ulang naskah lomba tersebut, sesuai yang diharapkan pihak FAM Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan Anda semua terhadap FAM Indonesia. Semoga melalui lomba ini, akan terpilih para pemenang yang memiliki karya yang luar biasa. Yang akan dicatat dalam sejarah perjalanan FAM Indonesia, yaitu dalam buku, “1 Tahun FAM Indonesia, dari Aishiteru Menulis ke Puncak Everest.” Buku tersebut akan saya tulis bersama Ketum FAM Indonesia, Muhammad Subhan. InsyaAllah terbit Maret 2013.

Salam karya, salam santun!
ALIYA NURLELA
Sekjen FAM Indonesia
www.famindonesia.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...