Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah dan terima kasih dengan diterimanya saya sebagai anggota FAM Indonesia. Senang dan bangga bisa sama-sama dalam wadah seprofesi untuk meraih kesuksesan dimasa depan. Selama ini saya hanya berbuat dan bekerja sendiri di belakang meja secara otodidak karena panggilan dakwah bil qalam [dakwah melalui tulisan] dengan sedikit bekal dari kampus mengikuti Latpersma [Latihan Pres Mahasiswa] IAIN Raden Intan Lampung tahun 1985 di Tanjung Karang. Selain itu ikut diskusi dengan wartawan senior Naim Emel Prahana di Metro yang pernah memuat Profil saya di Harian Singgalang.
Alhamdulillah dan terima kasih dengan diterimanya saya sebagai anggota FAM Indonesia. Senang dan bangga bisa sama-sama dalam wadah seprofesi untuk meraih kesuksesan dimasa depan. Selama ini saya hanya berbuat dan bekerja sendiri di belakang meja secara otodidak karena panggilan dakwah bil qalam [dakwah melalui tulisan] dengan sedikit bekal dari kampus mengikuti Latpersma [Latihan Pres Mahasiswa] IAIN Raden Intan Lampung tahun 1985 di Tanjung Karang. Selain itu ikut diskusi dengan wartawan senior Naim Emel Prahana di Metro yang pernah memuat Profil saya di Harian Singgalang.
Semangat untuk menulis semakin besar dikala berbagai tulisan dimuat pada harian Lokal dan Nasional seperti Harian Sentana dan Swadesi, majalah Serial Khutbah Jum'at Jakarta, Majalah Estafet, majalah Sabili dan Majalah Al Muslimun Bangil. Hasil dari Latpersma maka diluncurkanlah koran kampus untuk Akademika IAIN Lampung dengan nama Raden Intan Pos, saya sebagai reporter di IAIN Cabang Metro dengan berbagai liputan terhadap kegiatan mahasiswanya.
Tamat kuliah saya tinggalkan Metro Lampung, menuju kampung
halaman, walaupun tidak di Pariaman sebagai kampung orangtua, saya berkiprah di
Solok, sebagai guru honor di SMK Budi Mulia dan MTSN di Koto Baru, kemudian
sebagai dosen di PGTK Adzkia Padang. Di sela-sela kesibukan mengajar dan
dakwah, berbagai tulisan saya pun dimuat di Harian Singgalang, harian Semangat,
Harian Mimbar Minang dan Media Rakyat, akhir-akhir ini Tabloid Sumbar Post pun memuat tulisan saya yang
sekaligus mencamtumkan nama saya sebagai Staf Ahli. Melalui Yayasan yang saya
dirikan bersama teman-teman mempublikasikan Buletin Dakwah Garda Anak Nagari
yang disebarkan di setiap masjid di Solok, semua tulisan itu bernuansa Islam
dengan tajuk dakwah, sosial dan pendidikan.
Karena semangat untuk menambah ilmu tentang tulis menulis
dan kewartawanan, saya pun mengikuti kursus jarak jauh via pos di Grobogan
mengenai "Wartawan Islam" yang dipromosikan oleh Majalah Sabili.
Tahun 1999 kesempatan saya duduk di DPRD Kabupaten Solok
tidak menyurutkan semangat untuk menulis, bahkan mimbar untuk menyampaikan
pandangan umum anggota dan pendapat akhir fraksi DPRD saya gunakan untuk mengasah
pena saya dengan mengkritisi segala kebijakan Pemda dan menyalurkan aspirasi
masyarakat. Di lembaga dewan saya merasakan benar penting dan untungnya bisa
menulis sehingga julukan “D5” [Datang, Duduk, Diam, Dengkur dan Duit] Insya
Allah tidak melekat pada pribadi saya.
Sudah puluhan naskah buku yang saya ajukan ke penerbit dan
sudah sekian ratus artikel saya bawa menemui pimpinan redaksi, semuanya ditolak
karena berbagai sebab, tapi kekecewaan mendewasakan saya dan terobati walaupun
hanya satu tulisan yang nongol dan satu buku yang diperkenankan terbit.
Alhamdulillah, sejak tahun 1984 hingga kini sudah ratusan
saya tampil di media termasuk dunia maya seperti Republika.co.id dan Koran-Cyber.com
dan sudah tujuh buku yang diterbitkan, terakhir Insya Allah akan terbit buku
baru dari FAM Publishing dengan judul "Andai Aku Tahu Dosa Itu Ada".
Dengan terbitnya buku ini menambah energi baru untuk menyegarkan semangat dan
menaikkan motivasi saya untuk selalu berdakwah via qalam, apalagi dengan resmi saya telah masuk dalam komunitas yang
sefikrah [satu fikiran] dan semuyul [satu kecendrungan] dunia tulis menulis di
FAM Indonesia dengan Nomor ID-FAM 1035U,
untuk belajar bersama sejak dari buaian bunda hingga berakhir kelak ketika
liang lahat menganga.
Semoga dengan FAM sebagai wadah silaturahim dan peningkatan
kapasitas saya dalam dunia tulis menulis mendapat pelajaran yang banyak dan
bermanfaat untuk kepentingan dakwah pribadi, keluarga, dan masyarakat
hendaknya, Amin.
Wassalamua'alaikum Wr. Wb.
Drs. Mukhlis Denros
Solok, Sumatera Barat

Comments
Post a Comment