Skip to main content

Profil Anggota FAM Indonesia: Yenita Nike Lusiawan (Malang)

"Tidak Menyerah Walau Berkali-kali Naskah Ditolak Media”

Nama lengkapnya Yenita Nike Lusiawan. Saat ini ia tinggal di Malang, Jawa Timur dan bekerja di Kantor Pusat Optik Internasional Malang. Ia berasal dari Desa Kedungbanteng RT RW 38/04, Kecamatan Sumbermanjingwetan dan Kabupaten Malang. Selain menjadi karyawati di Optik Internasional, Yenita juga seorang mahasiswi di STIE INDOCAKTI Malang, Fakultas Ekonomi.

Yenita lahir pada tanggal 5 Maret 1991. Ibunya bernama Suyanti dan Ayahnya Wagiyar. “Mereka berdua adalah sumber semangat saya untuk terus maju, kedua orangtua saya adalah prioritas utama saya, agar saya bisa membuat mereka senang dan tentunya bangga terhadap saya. Sejauh ini Insya Allah saya sudah membuatnya bangga, karena saya bisa hidup mandiri dengan membiayai kebutuhan hidup dan membiayai kuliah dengan jerih payah saya sendiri,” ujar Yenita.

Menulis adalah salah satu hobinya sejak SMA. Awalnya ia hanya iseng saja untuk sekadar membuat coretan yang mempunyai unsur cerita di dalamnya. Suatu ketika salah seorang temannya tidak sengaja membaca coretan Yenita tersebut dan ia berkata bahwa coretan  itu lumayan bagus. Dan pada akhirnya ia juga yang mendorong Yenita untuk lebih mendalami lagi tentang menulis.

Tulisan Yenita untuk pertama kalinya ia ikutkan dalam lomba dengan judul “True Love.” Selanjutnya Yenita memberanikan memposting cerpennya di internet dengan judul “Dia Milikku Bukan Milikmu”. Cerpennya yang berjudul “Dia Milikku Bukan Milikku” ini cukup banyak menarik minat pembaca dengan komentar-komentar mereka yang mengatakan bahwa cerpen tersebut bagus. Dari cerpen tersebut juga, ia sempat ditawari sebuah majalah swasta di Jakarta, namun sayang cerpennya tidak lolos seleksi untuk dimuat di majalah tersebut. Kemudian karya  selanjutnya yaitu cerpen berjudul “Satu-satunya Cinta” ia ikutkan lomba di FAM Indonesia dan satu lagi cerpen berjudul “Cinta Suci” ia ikutkan dalam proyek antologi di FAM juga. Meskipun belum berkesempatan menang, ia tak patah semangat untuk terus menulis.

Alasan Yenita tertarik bergabung dengan FAM Indonesia yaitu ingin lebih meningkatkan kemampuan menulis dan ingin menerbitkan novel Islami lewat FAM Publishing. Selain itu dengan bergabung menjadi anggota FAM, ia merasa  akan lebih banyak lagi pengetahuan dan kesempatan untuk mengikuti ajang yang diadakan oleh FAM.

Motto hidupnya hanya satu kata saja yaitu “SEMANGAT”. Satu kata ini baginya sangat luar biasa kekuatannya. Dengan satu kata itu juga ia bisa melangkah dengan percaya diri dan mulai mengasah kemampuan menulisnya. Harapan terbesarnya setelah bergabung menjadi anggota FAM, bisa lebih baik dari sebelumnya dan dapat bersilaturahim dengan seluruh penulis anggota FAM Indonesia.

[sumber: www.famindonesia.blogspot.com]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...