Kepada Ydh.
Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
di Tempat.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Anggota Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang saya
hormati beserta seluruh peserta lomba menulis surat yang Insya Allah dirahmati
Allah. Saya berterima kasih kepada FAM Indonesia telah mengadakan lomba ini
yang Insya Allah akan mampu memberikan inspirasi dan motivasi untuk kita semua.
Dengan senang hati saya ingin membagi kisah suka maupun duka menulis pada group
FAM yang akan mampu memberikan perubahan gemilang untuk bangsa ini.
Awal saya merintis untuk menulis ketika saya duduk di bangku
SMA. Saya mengikuti lomba menulis esai yang diadakan oleh pihak Universitas.
Pertama kali saya menulis saya merasa canggung, saya heran dan bingung apa yang
akan saya torehkan pada secarik kertas putih ini. Dan yang paling
menghawatirkan "bagaimana saya mampu mencari ide untuk dijadikan inti dari
permasalahan tersebut."
Akhirnya saya berpikir, sepertinya alam bebas dengan pesona
alamnya yang indah mampu memberikan inspirasi-inspirasi untuk menulis. Saya
memutuskan pergi ke pantai dekat rumah. Saya membawa kertas HVS putih beserta
tinta hitam untuk menulis. Perlahan saya menulis, ternyata berhasil, saya mampu
menulis 11 paragraf pada saat itu. Teknik ini saya lakukan ketika hendak
menulis. Bahwa proses untuk membangkitkan kekreatifan itu cukup pergi ke tempat
yang indah, tenang, dan memiliki udara cukup segar. Alhamdulillah kini saya
mampu menghasilkan karya-karya baik berupa esai, puisi, dan cerpen.
Namun yang menjadi kendala pada saat menulis adalah ketika
seorang penulis itu dikejar-kejar oleh deadline. Di mana saya harus bekerja
keras menulis sebelum waktu deadline tiba. Hal inilah yang perlu diantisipasi,
sejauh mungkin hari kita persiapkan untuk menulis karena musuh utama seorang
penulis adalah "malas" sehingga tak terasa deadline sudah di depan
mata. Di sisi lain keterbatasan sumber-sumber yang akurat juga menjadi kendala.
Karena seorang penulis juga memerlukan bukti berdasarkan landasan teori dari
buku-buku yang ada untuk membuktikan bahwa apa yang ia tulis itu benar.
Itulah suka duka saya pada saat menulis. Semoga bermanfaat
untuk kita semua. Pada dasarnya semua itu bisa kita lakukan dengan catatan
jangan menunda-nunda pekerjaan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Tulislah
tulisan sekreatif mungkin sehingga mampu menarik para pembaca dan juga mampu
memberikan manfaat dari tulisan yang kita baca.
Wassalam.
Malang, 1 November 2012
Erwan Hermawan

Comments
Post a Comment