Skip to main content

Tidak Bisa Tidur Kalau Belum Menulis

Kepada:
Yth. Sahabatku Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sukses buat keluarga besar FAM Indonesia.

Sebuah kebahagiaan bagiku karena Allah telah mempertemukan aku dengan FAM Indonesia. Semoga kehadiran FAM di negeri ini dapat menggetarkan jiwa generasi muda untuk mau, mampu dan bangkit berkarya, berkarya dan berkarya.

Senang rasanya diberi kesempatan berbagi. Sahabat FAM yang baik, semangat menulis sudah sejak lama hadir dalam diriku. Kucoba ingat-ingat, …ternyata semangat ini ada sejak aku membaca sebuah cerpen “Wendi” masa SMP.

Dikisahkan bahwa Wendi adalah orang tidak mampu. Namun, ia tak ingin putus sekolah. Lalu ia memilih jadi loper koran. Sebagai loper koran, maka tiap hari ia mendapatan koran baru. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Setiap hari ia sempatkan membaca koran-koran baru. Sampai suatu ketika terbersit dalam benaknya untuk menulis. “Kenapa aku nggak menulis ya? Kalau aku mengantar koran yang ada tulisan aku di dalamnya, wah enak banget?” Gumam Wendi dalam hati. Akhirnya Wendi pun mulai berlatih. Hingga akhirnya ia mampu menulis khususnya rubrik resensi buku.

Kisah Wendi inilah yang menginspirasiku. Bahkan Aku seringkali bertanya dan mempertanyakan diriku, “Kalau Wendi dari keluarga kurang mampu saja bisa, kenapa Aku tidak?” Akhirnya aku pun mulai coba-coba untuk menulis. Tapi nggak bisa-bisa juga. Hingga akhirnya aku tamat dari SMA.

Semangat menulis itu, kembali hadir ketika aku kuliah. Aku mulai mencari-cari informasi kalau-kalau ada pelatihan jurnalistik di kampus. Alhamdulillah tahun kedua aku kuliah, aku mulai ikut pelatihan jurnalistik yang diadakan UKM Penerbitan. Usai pelatihan, semangat itu makin menyala. Tapi memang sulit sekali rasanya untuk “pecah talua” atau menghasilkan satu tulisan.

Suatu ketika, aku minta izin pada orangtuaku untuk ‘kos’ dekat kampus. Alhamdulillah Allah perkenankan doaku. Ketika aku hijrah ‘kos’ di kampus mimpi itu terwujud. Aku dibekali Papa dengan mesin ‘tik’ baru. Karena ketika itu tahun 1993, seingatku belum ada mahasiswa yang menggunakan komputer. Subhanallah. Aku mulai mengetik kata demi kata, kalimat demi kalimat. Hingga akhirnya menjadi sebuah artikel.

Sahabat FAM yang luar biasa, hari-hariku mulai berubah. Setiap hari aku mencoba dan terus mencoba untuk menulis. Hingga akhirnya aku tidak bisa tidur kalau tidak menulis. Allahu Akbar.

Hasil ketikan-ketikanku itu pun mulai aku kirimkan ke media cetak. Alhamdulillah artikel pertamaku dengan judul “Growth dan Pertumbuhan Anak” dimuat di koran lokal. Semangat untuk menulis itu pun makin tumbuh. Setiap artikelku dimuat, semakin tumbuh keyakinanku untuk terus menulis dan menulis. Alhamdulillah tulisan-tulisan yang dimuat di media cetak semakin banyak.

Begitulah Sahabat FAM yang kucintai karena Allah, ternyata mimpi-mimpi kita bisa terwujud dengan tanpa menyerah. Mari terus berlatih, berlatih, dan berlatih. Yakinlah Allah SWT akan mengabulkan doa dan segenap upaya kita. Sukses insya Allah akan hadir di hadapan kita.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Salam persahabatan,
Efri Syamsul Bahri
FAM1157U, FAM Bogor

Share ke:

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...