Skip to main content

Profil Anggota FAM Indonesia: Abi Yazid Bastomi (Nganjuk)

"Aktif Menulis Setelah Menjadi Anggota FAM Indonesia"
Nama lengkapnya Abi Yazid Bastomi. Biasa dipanggil Abi. Ada juga yang memanggilnya Yazid. Abi lahir di Nganjuk, 16 Januari 1993. Tepatnya di Desa Sekaran, RT/RW. 05/03, Kec. Loceret, Kabupaten Nganjuk. Lahir dari pasangan Sudarto (ayah) dan Siti Khotimah (ibu).

Sewaktu kecil, ia tak mengenyam pendidikan TK (Taman Kanak-kanak). Ia dulu tidak mau disekolahkan di TK. Alasannya, karena di TK dianggapnya terlalu banyak pelajaran menyanyi. Waktu itu, Abi langsung masuk di SDN Sekaran II (1999-2005). Lalu melanjutkan ke MTsN Nganjuk (2005-2008) dan MAN Nganjuk (2008-2011). Sekarang ia sedang menempuh jenjang pendidikan/perkuliahan di STKIP PGRI Nganjuk, jurusan Bahasa Inggris, semester III.

Perjalanan menulisnya dimulai sejak bergabung dengan FAM Indonesia. Menjadi anggota FAM secara resmi pada tanggal 23 Juli 2012 dengan nomor ID FAM849M. Mulai saat itulah ia rajin belajar menulis. Ia baru sadar ternyata menulis itu sulit sekali bagi seseorang yang tak pernah menulis sebelumnya. Itulah yang dirasakan Abi. Tetapi kendala itu tak menyurutkan niatnya untuk terus menulis.

“Saya lebih suka menyebutnya dengan belajar menulis. Mengapa demikian? Karena menorehkan tinta di atas kertas itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Ya, tak semudah yang saya bayangkan sebelumnya. Bagai seorang anak kecil yang sedang belajar menulis alfabet. Tangan begitu serasa kaku dan pena pun bagai tercekik dalam genggaman. Memang benar semuanya itu butuh pembelajaran.”

Alasan Abi tertarik bergabung dengan FAM Indonesia, karena baginya FAM bisa menjawab setiap pertanyaan yang ada di benaknya. Ingin menerbitkan buku dengan mudah? Ingin belajar menulis? Ingin jadi penulis? Ingin menambah wawasan dan pengetahuan dalam hal menulis? Ingin mengasah kemampuan dalam hal menulis? FAM Indonesia telah menjawabnya.

Event lomba yang ia ikuti di FAM diantaranya, Lomba Surat Terbuka untuk FAM Indonesia, Lomba Cipta Cerpen dan Puisi dan Antologi Cerpen FAM Indonesia bertema “Cinta Bernilai Dakwah”. Memang ia belum berkesempatan menjadi pemenang, tetapi ia bersyukur karena cerpennya lolos seleksi dalam proyek Antologi Cerpen FAM Indonesia. Cerpen tersebut akan diterbitkan bersama cerpen para penulis lainnya.

Motto dalam hidupnya adalah “Use Weaknesses as Strengths”, menggunakan kelemahan sebagai kekuatan. Motto tersebut telah ia temukan ketika beberapa dari temannya pernah mongolok-olok. Waktu itu ia sering merenung dan meminta petunjuk padaNya. Dan Allah telah menjawabnya. Ia merasa ditunjukkan sebuah kelebihan/kekuatan yang ada dalam sebuah kelemahan yang tak semua orang memilikinya. Hingga pada saat ada seseorang yang mengejek atau menghinanya, ia selalu berusaha mencari kelebihan dari sebuah kelemahan yang dilontarkan oleh orang-orang tersebut padanya. “Aku yakin dibalik setiap kelemahan seseorang tersimpan sejuta kekuatan,” ujarnya mantap.

Share ke:

Comments

  1. kak abi mau tanya nih..apa kelebihannya kal jadi anggoota fam??
    terima kasih :)

    ReplyDelete
  2. kak abi, mau tanya nih..apa kelebihan dan keuntungan kita kal jadi anggta FAM?
    terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentunya dapat banyak ilmu tentang dunia kepenulisan. FAM Indonesia selalu berbagi tips dan juga trik dalam menulis. Pokoknya banyak dach. Huehehehe... Banyak teman-teman penulis lainnya. Info lebih lanjut silahkan bergabung dalam grup "Forum Aishiteru Menulis (FAM) Indonesia di Facebook. Kami tunggu kedatangannya dalam grup dan juga gabungannya. Salam Sastra. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...