"Sejak Kecil Menyukai Karya Sastra Indonesia”
Indana Lazulfa adalah nama pena Puspa Fortuna Zulfa. Ia
dilahirkan di Kabupaten Tegal, 23 September 1995 dari pasangan Sunarso dan Umi
Kulsum. Ia anak kedua dari dua bersaudara dan berdomisili di Desa Tonggara RT
15 RW 06 No. 61 Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Sekarang Puspa sedang
menuntut ilmu di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, prodi Pendidikan Bahasa
Inggris semester 1.
Perjalanan menulisnya bermula dari kesukaannya pada bidang
bahasa sejak kecil. Ayahnya selalu “menggembleng” untuk dapat berbahasa
Inggris. Ia juga mulai menyukai beberapa karya sastra Indonesia, mulai dari
cerpen, novel, dan puisi. Saat kelas lima SD, ia mendapat juara dua Lomba
Mengarang Bahasa Indonesia. Dan sebagai peserta Lomba Kreasi dan Inovasi
Masyarakat Kabupaten Tegal tahun 2011, meskipun hanya lulus verifikasi dan
tidak masuk final. Seakan terdorong oleh sesuatu yang terpendam, ia mulai
senang menulis diary, meskipun dengan bahasa yang masih “semrawut”. Setiap hari
apa yang telah ia lakukan ia tulis di buku diary birunya. Namun semenjak naskah
yang dikirimnya ke sebuah tabloid ditolak, ia mulai malas untuk berkarya.
Inilah tindakan yang ia sesali.
Dan suatu hari ia ditandai sebuah catatan Lomba Cipta Puisi
dan Cerpen yang diselenggarakan FAM Indonesia di akun facebooknya. Ia mulai
semangat untuk menulis lagi meskipun sibuk kuliah. Ia ikuti event tersebut
meskipun belum berhasil menjadi pemenang. Puspa tidak akan putus asa dan akan
terus berkarya, sebab ia memiliki motto hidup, “Do Everything For and Because
Allah SWT”, dan ia sedang berusaha mengimplementasikannya.
[www.famindonesia.blogspot.com]

Comments
Post a Comment