Skip to main content

Profil Anggota FAM Indonesia: Yori Tanaka (Tangerang)

Menimba Ilmu Menulis di Kantor Pusat FAM Indonesia.”

Yori Tanaka adalah nama pena dari Anna Lestari Anwari. Setiap orang yang mendengar nama Yori Tanaka selalu bertanya, “Anda Japanese?” atau “Itu nama asli?” Nama Yori Tanaka sudah ia gunakan di akun facebooknya sejak 2008 lalu. Nama tersebut sudah dikenal teman-temannya dan digunakan saat mengirim karya ke media sebagai nama pena.

Yori Tanaka lahir di Tangerang, 19 Februari 1990. Ia lahir dari pasangan suami-istri Anwar Sanusi dan Neneng Awaliyah. Yori adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ia baru saja menamatkan pendidikan S1 di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Saat kuliah ia pernah mengikuti pelatihan menulis di Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Ciputat. Sayangnya karena berbagai kendala, ia hanya mengikuti pelatihan beberapa pertemuan.

Minatnya pada dunia menulis selalu mendorongnya untuk belajar dan bergabung di komunitas kepenulisan. Di awal Januari 2012, ia bergabung di Kelas Menulis Rumah Dunia (KMRD) Angkatan 19 dan Majelis Puisi Rumah Dunia yang digawangi Gol A Gong dan Toto ST Radik. Di sana ia belajar banyak hal tentang prosa dan puisi.

Kegiatannya di komunitas kepenulisan seperti Rumah Dunia membuat Yori semakin aktif mencari informasi mengenai komunitas-komunitas lain serta berbagi event kompetisi menulis melalui internet. Saat googling, Yori mendapatkan infomasi mengenai Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia yang didirikan oleh Muhammad Subhan dan Aliya Nurlela. FAM merupakan komunitas yang mewadahi orang-orang yang minat dalam dunia tulis menulis dan membina anggotanya menjadi penulis berkarakter islami. Meskipun terbilang baru, FAM yang didirikan pada 2 Maret 2012 tersebut sudah memiliki seribuan anggota. FAM juga aktif mengadakan lomba menulis cerpen atau puisi.

Pada 28 Juli 2012, Yori resmi terdaftar sebagai anggota FAM dengan nomor ID FAM920U. Ia resmi bergabung, setelah mendapatkan beasiswa dari FAM dalam lomba milad Sekjen FAM Indonesia. Puisinya yang berjudul “Peri Bunga” terpilih menjadi salah satu puisi terbaik dan berhak mendapat beasiswa dari FAM Indonesia.

Selain itu Yori mengikuti lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional yang juga diadakan FAM. Meskipun belum berhasil menyabet gelar juara, puisi Yori yang berjudul “Dihisap Kesunyian” berhasil masuk sebagai pemenang puisi pilihan. Ia berhak mendapatkan paket buku dan piagam penghargaan dari FAM Indonesia. Demikian pula, salahsatu cerpennya yang berjudul “Di Bawah Kaki Bapak” lolos seleksi dalam proyek buku antologi cerpen FAM Indonesia. Selain karya-karyanya lolos seleksi di FAM Indonesia, puisi-puisinya juga pernah dimuat di tabloid Gaul.

Sejak 10 September 2012, Yori terdaftar sebagai salah satu member di Access ES (Lembaga kursus bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare). Bersamaan dengan tinggalnya Yori di Pare Kediri, ia juga mengajukan lamaran magang di kantor FAM Indonesia yang beralamat di Jl. Mayor Bismo No 22 Pare Kediri Jawa Timur. Motivasinya ingin menimba ilmu menulis dan ikut membesarkan wadah kepenulisan FAM Indonesia. Ia ingin merasakan perjuangan membangun sebuah wadah kepenulisan yang sangat pesat perkembangannya.

Sejak 24 September 2012 Yori resmi magang di kantor pusat FAM tersebut. Ia akan lebih lama tinggal di Pare untuk ikut membesarkan FAM Indonesia bersama tim FAM Indonesia. “Motivasi saya bergabung di FAM adalah belajar. Alhamdulilah, sekarang bisa kontak langsung dengan Ketum FAM Muhammad Subhan dan Sekjen FAM Aliya Nurlela yang selama ini hanya mengenal dari dunia maya,” ujarnya penuh semangat.

[Foto di ruang Sekjen FAM Indonesia, Pare Kediri]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...