Sahabat FAM, hari ini Tim FAM Indonesia mengulas sebuah
puisi berjudul “Hina Aku” karya Abi Yazid Bastomi, anggota FAM Nganjuk.
FAM tahu, pasti ada semacam perasaan yang lega dan plong
ketika penulis puisi ini mampu mengungkapkan rasa kecewa, kesal, sedih, dan
bahkan merasa terhina dalam sebuah lakon perjalan hidup yang ditempuh.
Ternyata buku, pena, dan kertas dapat menjadi sahabat yang
setia saat perasaan galau dan resah melanda.
Ada semacam pendapat bila uneg-uneg yang mampu kita jinakkan dengan menumpahkannya melalui
kata-kata, apakah itu curhat kepada teman atau orang yang kita percaya atau
melampiaskannya menjadi untaian kata-kata, akan mengurangi beban yang tadinya
mengganjal dan memberatkan sukma.
Curhat yang dikemas dalam bait-bait puisi ini, telah cukup
kita mengerti bila ini hanya sebuah kompensasi yang baik untuk menyelesaikan
sebuah masalah. Semua kata-kata yang dirangkai telah menjadi sebuah kesatuan
yang utuh dan dimengerti oleh pembaca dengan mudahnya.
Hal yang menarik yang ditonjolkan dalam tulisan ini adalah
sebuah kepasrahan dan pendekatan diri kepada Sang Maha Pencipta, bila sebuah
gundah melanda rapuhnya jiwa, bila sebuah resah merasuk relung perjalanan hati.
Tuhan, kepada-Mu semua curahan hati yang berbagai macam
berlabuh, semoga Kau akan selalu dituju dalam situasi duka dan juga suka.
Secara umum penulis telah mampu merangkai kata demi kata
dengan baik untuk mengungkapkan sebuah perasaan yang ada.
Menulislah apa yang kamu rasa, mengalir, dan rasakanlah
kembali apa yang telah kamu tulis tadi.
Mungkin perlu sedikit penyamaran maksud dalam tiap-tiap
kalimat yang ditulis, dengan memakai kiasan-kiasan tertentu, gaya bahasa yang
tepat, dan perlu juga sedikit bermain dengan imajinasi agar tulisan dapat
terkemas menjadi sebuah nila yang beretika dan berestetika.
Selamat menulis, ditunggu hasil-hasil karya selanjutnya.
Salam santun, salam karya.
TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.blogspot.com
[BERIKUT NASKAH PUISI
PENULIS YANG DIPOSTING TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA
HINA AKU
Oleh Abi Yazid
Bastomi
IDFAM849M Anggota FAM
Nganjuk
Hai kalian
Orang-orang yang suka menghinaku
Kemarilah, datanglah
Hina aku sesuka hatimu
Hina aku sepuas hatimu
Sungguh aku sangat berterima kasih akan itu
Setiap hinaan yang kau lontarkan
Setiap cercaan yang kau lemparkan
Sungguh sangat berarti bagiku
Walau hati ini akan sakit
Walau hati ini akan terluka
Namun tak apa
Akan aku hadapi dengan lapang dada
Sebab...
Kala hinaan kau lontarkan
Kala cercaan kau lemparkan
Aku selalu mengadu pada-Nya
Aku selalu ingat pada-Nya
Tidak ada yang lain
Serasa aku bersama-Nya
Walaupun tidak aku sadari
Dia selalu ada bersamaku
Di setiap hari-hariku
Terima kasih
Telah mendekatkanku pada-Nya
Terima kasih
Telah mengingatkanku pada-Nya
Terima kasih
[sumber: www.famindonesia.blogspot.com]
Comments
Post a Comment