Sabtu, 20 Oktober 2012 - 12:26:48 WIB
PADANG, SO--Kepengurusan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
Wilayah Sumatera Barat Periode 2012-2013 resmi terbentuk. Terpilih sebagai
Koordinator Wilayah Nuh Rafi (FAM Pariaman), Sekretaris Denni Meilizon (FAM
Padang), dan Bendahara Rahmizakia Rifka (FAM Padang).
Salah seorang inisiator pembentukan FAM Wilayah Sumatera
Barat Befaldo Angga, Sabtu (20/10) melalui siaran pers pengurus FAM Indonesia yang dikirim Sekjen,
Aliya Nurlela, disebutkan, bahwa pembentukan kepengurusan FAM Wilayah Sumatera
Barat berlangsung pada Ahad (14/10) lalu di Tabing, Padang, dihadiri beberapa
anggota FAM daerah di Sumatera Barat.
“Rencana pembentukannya sudah dimusyawarahkan tiga bulan
sebelumnya. Kami menganggap kepengurusan ini penting untuk melakukan
konsolidasi organisasi sehingga kegiatan-kegiatan FAM dapat terlaksana dengan
baik, yaitu menyebarkan semangat kecintaan membaca buku dan menulis di kalangan
generasi muda,” ujar Befaldo Angga didampingi Zul Hasibuan (FAM Padang), dan
Hashan Asyhari (FAM Padangpanjang).
Dengan terbentuknya kepengurusan FAM Wilayah Sumatera Barat
ini, kata Befaldo Angga, diharapkan Pengurus Pusat FAM Indonesia segera
mengukuhkan kepengurusan dan memberikan SK Pengurus sehingga memudahkan
pergerakan organisasi.
Sekretaris FAM Wilayah Sumatera Barat Denni Meilizon
menyebutkan, saat ini FAM Wilayah Sumatera Barat telah memprogramkan kegiatan
penerbitan buku antologi puisi karya seluruh anggota FAM yang berdomisili di
Sumatera Barat.
“Rencana ini berawal dari bincang-bincang santai di forum
chat Facebook yang ditindaklanjuti dengan acara Kopi Darat FAM Sumatera Barat
beberapa hari lalu, maka diambil kesepakatan untuk menulis dan menerbitkan
sebentuk buku antologi puisi bersama karya anggota FAM Sumatera Barat dengan
memuat profil seluruh anggota FAM Sumatera Barat yang aktif tahun ini,” ujar
Denni Meilizon.
Koordinator Wilayah FAM Sumatera Barat Nuh Rafi yang
terpilih secara aklamasi menyatakan rasa syukurnya atas terbentuknya
kepengurusan FAM Wilayah Sumatera Barat yang dipimpinnya saat ini. Ia berjanji
akan menjalankan roda organisasi dan tetap melakukan koordinasi dengan FAM
Pusat sehingga seluruh kegiatan menggelorakan literasi di Tanah Air dapat
sejalan dan sukses.
Sementara Ketua Umum FAM Indonesia Muhammad Subhan
menyebutkan, saat ini jumlah anggota resmi FAM Indonesia yang telah mengantongi
member card FAM Indonesia berjumlah seribuan orang, yang terdiri dari pelajar,
mahasiswa, guru, dosen, bahkan ibu rumah tangga.
“Alhamdulillah, perkembangan forum kepenulisan ini cukup
pesat dan direncanakan pada Maret 2013 mendatang digelar acara Silaturahim
Nasional bersama pengurus dan anggota FAM Indonesia yang akan dipusatkan di
Pare, Kediri, Jawa Timur,” ujarnya.
Selain berdomisili di Indonesia, dari Sabang hingga Papua,
saat ini anggota FAM juga ada yang berdomisili dan bekerja di sejumlah negara,
di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, Taiwan, Mesir, dan Jerman.
Ditambahkan, FAM Indonesia adalah wadah kepenulisan nasional
yang berpusat di Pare, Kediri dan bertekad melahirkan penulis-penulis muda
Indonesia masa depan. FAM Indonesia juga berbasis di sekolah-sekolah dan
melebur di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan kepenulisan.
Aktivitas kegiatan FAM Indonesia, tambah Muhammad Subhan,
dapat diakses di www.famindonesia.blogspot.com dan seluruh anggota
bersilaturahim lewat grup facebook “Forum Aishiteru Menulis”.
Puluhan anggota FAM juga telah menerbitkan buku dan
berprestasi di berbagai event kepenulisan, baik di tingkat lokal dan nasional.
Dilaporkan : debi/*
Sumber: http://www.sumbaronline.com

Comments
Post a Comment