Skip to main content

Tips Menulis Novel

1. Inspirasi

Novel berbeda dari novella atau cerpen karena ceritanya jauh lebih panjang dan kompleks. Tanpa inspirasi gimana kita bisa memulai menulis novel?

2. Proses Menulis

Mesti diingat kalau tidak ada proses yang sempurna dalam menulis novel. Ada penulis yang menyusun lewat kerangka karangan terlebih dahulu. Ada yang langsung saja menulis dengan melewatkan beberapa bab sebelum akhirnya kembali lagi untuk menyelesaikan bab tersebut. Terserah pada penulisnya

3. Setting

Tentukan di mana cerita itu terjadi karena setting ini juga penting. Di mana kita tinggal itulah yang akan membentuk kita—sama seperti karakter—karakter dalam cerita yang kita susun. Setting harus jelas, tempatnya di mana, waktunya kapan. Misalnya di buku bercerita tentang Jakarta di tahun 1970 maka penulis harus melakukan riset. Mengapa? Ada hal-hal yang saat itu belum ada seperti handphone misalnya atau televisi berwarna yang belum ada.

4. Plot

Cerita di novel kamu tentang apa? Siapa karakternya ? Apa tujuannya? Hambatan apa yang dihadapi oleh karakter dalam mencapai tujuannya? Plot membutuhkan awal, tengah dan akhir. Harus ada konflik dan resolusi yang oke untuk penyelesaiannya dan masuk akal.
5. Tokoh

Dalam cerita biasanya ada tokoh Protagnist dan antagonist. Ceritakan seperti apa mereka. Masih bingung? Buat daftar seperti siapa namanya? Umurnya? Kebiasaannya? Dan jawab semua pertanyaan tersebut untuk masing-masing karakter. Atau langsung saja tulis dan biarkan berkembang seiring dengan penulisan.

Jangan terlalu berlebihan dalam menyusun tokoh protagonist dan Antagonist. Yang protagonist jangan terlalu baik dan suci sehingga pembaca akan sulit membayangkan diri mereka dalam karakter si tokoh atau paling enggak mempunyai perasaan... Wah, gue juga seperti ini. Dan untuk untuk si Antagonist; jangan membuatnya terlalu jahat. Pertentangan batin si tokoh antagonist juga oke diulas sehingga membuatnya lebih manusiawi.

6. Tokoh-tokoh yang lain

Para karakter pendukung ini juga penting dalam cerita. Mereka bisa jadi pendukung si tokoh utama dalam mencapai tujuannya. Ceritakan sedikit tentang mereka yang dapat mendukung jalannya cerita tapi jangan sampai mereka mengambil alih perhatian pembaca dari tokoh utama.

7. Mulailah menulis dengan beberapa pendekatan berikut:

-Endingnya sudah terpikirkan oleh si penulis. Dengan mengetahui ending yang diinginkan, penulis bisa menyusun tema, plot, setting, karakter, dan membantu proses menulis menuju ending cerita tersebut.

-Coba ciptakan garis besar setting dan lingkungannya, lalu susun untuk mulai menulis. Geografinya bagaimana, ras, kota,pemerintahnya, dan sebagainya

-Kamu punya daftar ide dan mulailah menulis selagi ide itu masih segar dalam ingatan kamu. Selagi beristirahat menulis jangan berhenti membuka pikiran untuk adanya ide-ide baru untuk tulisan kamu

-Mulailah dengan para tokoh. Ciptakan tiga atau empat karakter dan plot yang terjadi di antara mereka. Sehingga para tokoh ini benar-benar menyatu dengan alur cerita.

8. Komitmen.

Banyak cerita di luar sana yang tidak bisa dibaca orang lain karena penulis tidak menyelesaikan naskah mereka.

9. Jadikan menulis sebagai kebiasaan.

Caranya?

- Paksa diri kamu menulis setiap hari, entah itu kalimatnya, per bab atau lebih. Dedikasikan waktu tetap untuk menulis. Kalau perlu susun jadwal menulis anda sehingga masih bisa mengerjakan hal lain.

- Cari di mana tempat yang enak untuk menulis yang tidak terganggu oleh apapun. Bisa di kamar, di kafe, semua terserah penulis. Inget proses menulis ini bakal lama jadi lindungilah bagian punggung

- Boleh juga bergabung dengan group-group seperti kami yang setiap tahun mengadakan even menulis 50.000 kata selama sebulan. Biasanya kalau ada deadline, penulis malah lebih terpacu untuk menyelesaikan novelnya

10. Feedback

Minta tolong pada teman-teman yang bisa kamu percayai untuk membaca naskah kamu. Tulisan kamu ini masih dalam "baby stage” yang perlu diperhatikan dan dicintai. Cari teman yang akan berkomentar apa adanya yang dapat membantu kamu untuk menyusun agar cerita ini menjadi lebih baik lagi.

Kalau perlu bergabung dengan komunitas menulis baik online ataupun offline yang dapat membantu memberikan feedback, usul dan kritik bagi tulisan kamu.

11. Rewrite.  Rewrite. Rewrite.

Baca dan tulis ulang. Edit dan tulis ulang dapat menjadikan cerita lebih baik lagi. Tapi jangan berlebihan dalam mengedit seperti merombak lagi cerita yang telah disusun. Simpanlah draft pertama tulisan kamu. Jadi setelah kebablasan mengedit dan ingin kembali ke draft awal, kamu masih menyimpan naskahnya.

12. Keep rewriting.

Cerita yang bagus tidak pernah benar-benar selesai.

13. Publish your work.

Biasanya inilah yang dituju kebanyakan penulis melalui penerbit besar atau online publisher.

Sumber: http://www.wikihow.com/Write-a-Novel

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...