Dewasa ini, istilah entrepreneur sudah menjadi komoditi.
Entrepreneur, diartikan banyak kalangan sebagai wirausaha atau pebisnis. Maka
ketika ada orang yang berbisnis di internet, pendidikan, segera akan dipadankan
dengan netpreneur dan edupreneur.
Secara sederhana, para ahli mengatakan bahwa bisnis adalah
tentang memberi nilai tambah pada sesuatu. Tentu saja ukurannya materi. Maka,
ketika orang ramai membincang writerpreneur, bagaimanakah membuat nilai tambah
dari sebuah tulisan?
Bambang Trim merumuskan dengan sederhana tentang
writerpreneur. Katanya, “Writerpreneur adalah seseorang yang mampu mengubah
satu rim ‘kertas kosong’ seharga Rp 30.000 menjadi ‘kertas berisi tulisan’
seharga Rp 30.000.000.”
Bagaimana hitung-hitungannya? Satu rim kertas sama dengan
500 lembar kertas kosong. Jika dibagi lima, maka masing-masing akan setara
dengan 100 lembar kertas. Ya, masih kosong. Maka kertas kosong itu harus kita
isi dengan tulisan hingga menjadi sebuah buku dengan tebal halaman sebanyak
seratus, yang jika menjadi sebuah buku akan berkisar menjadi 112-128 halaman.
Jika punya posisi tawar tinggi, kata Bambang Trim, satu
lembar kertas yang sudah berisi tulisan itu akan dihargai Rp60.000 x 100
halaman = Rp6 juta per buku. Maka dari satu rim kertas, dapat menghasilkan Rp6.000.000
x 5 buku = Rp 30.000.000. Satu buku seharusnya dapat dikejar dalam waktu satu
bulan, maka penghasilan seorang writerpreneur akan setara dengan penghasilan
pegawai kelas manajemen.
Kalau lebih produktif, misalnya dapat menghasilkan 2 buah
buku per bulan atau satu buku per dua minggu, maka penghasilan seorang
writerpreneur setara dengan general manajer kelas menengah.
Sungguh, ini hanya matematika sederhana. Sangat mungkin
membuat selembar kertas kosong yang mungkin harganya Rp25 menjadi berkali-kali
lipat. Tentu saja, seorang writerpreneur juga mesti membekali diri dengan
pengalaman, intuisi bisnis, dan ketekunan.
Anda tertarik?
(Pikiran Rakyat, 2012)
[sumber: http://ranting-basah.blogspot.com/2012/09/matematika-sederhana-writerpreneur.html]

Comments
Post a Comment