Skip to main content

Suatu Siang Sepulang Kuliah

Oleh Abdul Kadir Halimin*)

Perkuliahan selesai. Saatnya cek handphone. Woalah, ada panggilan tak terjawab dari sebuah nomor misterius (upss, nomor baru maksudnya). Siapa yah? Akh, entar dia akan telepon lagi jika memang penting, gumamku (nggak berani untuk telepon balik, maklum kagak punya pulsa, ha-ha-ha…).

Saatnya tancap gas buat balik ke rumah, ekh maksudnya rumahnya orang, maklumlah anak kuliahan yang menumpang di rumah nenek, he-he-he. Ekhh pas mau makan siang, handphone bernyanyi kembali. Rupanya telepon dari Pak Pos, beliau menanyakan letak rumahku yang sesungguhnya. Maklumlah di kampung ini ada dua orang bernama Abdul Kadir, yang satu H. Abdul Kadir, seorang pengusaha tambak udang yang sukses, dan satunya lagi saya Abdul Kadir, seorang mahasiswa baru yang lagi belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, ha-ha-ha.

Dan lucunya lagi, orang di kampung mengenal saya dengan nama Kadie, jadi jika Pak Pos bertanya kepada orang lain, siapa yang bernama Abdul Kadir, maka orang-orang akan menunjuk rumah H. Abdul Kadir, ha-ha-ha. Maklumlah, orang itu terkenal di masyarakat, he-he-he. Sedangkan saya tak terlalu terkenal, kasihan!

Akhh, akhirnya setelah saya melambai-lambaikan tangan di teras rumah, pengemudi motor orange itu menghampiriku. Terlihat sosok lelaki berkacamata di balik helm, menyapa dengan senyuman yang sangat tulus. Ohh Pak Pos, kau begitu mulia, kau sangat berjasa, yah yah yah. Terimah kasih yah. Tabe’, dia berlalu, masih dengan senyuman tulus untuk mengantar kiriman-kiriman lainnya. Titi DJ yah Pak Pos (Hati-hati di jalan maksudnya).

Aku berlari masuk ke rumah, masih dengan kostum kuliahku yang hitam putih itu. “Tante… potret aku dong, aku dapat kiriman nih, potret aku dengan kiriman ini, ha-ha-ha (lebaynya kamu Kadie). Jadilah siang itu my aunty menjelma menjadi seorang fotografer handal, maklumlah dia memotret diriku, jarang-jarang kan? Entah mengapa pula jiwa keartisanku tiba-tiba muncul, ha-ha-hay. Senyumm….

Terimah Kasih FAM Indonesia, terkhusus buat Bunda Aliya Nurlela dan Ayahanda Muhammad Subhan. Ini kirimannya (Member Card FAM Indonesia) telah aku terima dengan selamat, sehat walafiat serta sah, Loh! I Love You. I Miss You. Pokoke hatiku untukmu, separuh aku kata si Noah, loh! Ha-ha-ha.

Tabe’ di’.

*) Penulis bernomor ID FAM 350M, anggota FAM Makassar

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...